• KUNJUNGAN STUDY TIRU

    BPMP dari Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke SD Negeri kleco 1 Surakarta,

  • PERTUNJUKAN PENTAS SENI

    Penampilan kolaborasi siswa dan siswi SD Negeri kleco 1 dan TK Marsudirini Surakarta guna menyambut kedatangan BPMB Provinsi kalimantan Selatan dalam kegiatan Study Tiru di SD Negeri kleci 1

  • CINDERAMATA

    Kenang-kenangan dari BPMP provinsi Kalsel kepada ibu Dr. Issufiah Dwi Nuryati, M. Pd selaku fasilitator program sekolah penggerak Kota Surakarta

  • PRODUK P5

    Pameran produk P5 hasil karya siswa-siswi SD Negeri Kleco 1 Surakarta, kegiatan ini merupakan implementasi kurikulum merdeka

  • PRESTASI

    Hasil Terindah dari Kerjakeras Adalah Prestasi

ESCOJI Peduli Salurkan Bantuan Sumatra di SD Negeri Kleco 1 Surakarta

 


ESCOJI Peduli bekerja sama dengan Komite Sekolah melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Surakarta melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Kegiatan ini dilaksanakan secara simbolik di SD Negeri Kleco 1 Surakarta dan disaksikan oleh murid-murid serta perwakilan wali murid dari kelas 1 hingga kelas 6.

Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas sosial terhadap saudara-saudara di Sumatra yang tengah menghadapi dampak bencana. Bantuan yang dihimpun berasal dari partisipasi berbagai pihak, termasuk warga sekolah, wali murid, serta dukungan dari ESCOJI Peduli bersama MDMC Kota Surakarta.

Acara penyerahan simbolik berlangsung dengan tertib dan penuh makna. Para murid SD Negeri Kleco 1 Surakarta tampak antusias mengikuti kegiatan ini, yang juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya rasa empati, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.

Perwakilan dari ESCOJI Peduli menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penggalangan bantuan tersebut. Sementara itu, MDMC Kota Surakarta menegaskan komitmennya untuk menyalurkan bantuan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Pihak sekolah dan Komite Sekolah SD Negeri Kleco 1 Surakarta menyambut baik kegiatan ini dan berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter peserta didik.

Share:

SDN Kleco 1 Surakarta Raih Penghargaan Adiwiyata Mandiri Tingkat Nasional Tahun 2025

 SDN Kleco 1 Surakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Adiwiyata Mandiri Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan secara resmi oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) pada acara penganugerahan yang diselenggarakan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada 10 Desember 2025.

Dalam kegiatan tersebut, SDN Kleco 1 Surakarta dihadiri langsung oleh Kepala Sekolah, Ibu Prapti Handayani, yang didampingi oleh dua orang guru sebagai Tim Adiwiyata Sekolah. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi sekolah dalam menerapkan perilaku peduli dan berbudaya lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Pada tahun 2025, KLH/BPLH memberikan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional kepada 979 sekolah di seluruh Indonesia. Jumlah penerima penghargaan tersebut mengalami peningkatan signifikan sebesar 35,8% dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan semakin kuatnya peran dan komitmen satuan pendidikan dalam mendukung agenda keberlanjutan nasional serta pelestarian lingkungan hidup.

Sebagai tindak lanjut dari penghargaan nasional tersebut, dilaksanakan penyerahan penghargaan secara simbolis dari Pemerintah Kota Surakarta kepada SDN Kleco 1 Surakarta. Acara ini berlangsung di Balai Kota Surakarta pada 19 Desember 2025, yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Surakarta.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.



Share:

SDN Kleco 1 Surakarta Raih Juara 2 SEKOLAH RAMAH ANAK


Suasana penuh kebanggaan terasa di halaman Balaikota Surakarta saat digelar acara Penyerahan Piala dan Penghargaan Sekolah Ramah Award 2025. Dalam acara tersebut, Kepala SD Negeri Kleco 1 Surakarta, Praptihandayani, S.Pd,M.Pd., menerima piala dan penghargaan sebagai Juara 2 Sekolah Ramah Anak Tingkat Sekolah Dasar se-Kota Surakarta.

Penghargaan ini diberikan dalam ajang Sekolah Ramah Award 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP2AP2KB) Kota Surakarta. Kegiatan ini turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Surakarta, Wakil Wali Kota Surakarta, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Lomba Sekolah Ramah Anak ini digelar pada bulan September 2025 melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari administrasi, observasi lapangan, hingga penilaian presentasi program sekolah. Babak final lomba dilaksanakan pada 24 September 2025 di Taman Pintar, Kecamatan Jebres.


SDN Kleco 1 Surakarta berhasil menorehkan prestasi membanggakan berkat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan berperspektif hak anak. Sejumlah program unggulan seperti zona aman sekolah, taman edukatif ramah anak, kegiatan literasi, serta keterlibatan aktif siswa dalam menjaga kebersihan dan ketertiban sekolah menjadi poin keunggulan dalam penilaian.

Kepala SDN Kleco 1 Surakarta, Praptihandayani, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut.

“Kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah—guru, siswa, dan orang tua—dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan menyenangkan bagi anak-anak,” ujarnya dengan penuh rasa bangga.

Dengan prestasi ini, SDN Kleco 1 Surakarta bertekad untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat komitmen dalam mendukung program pemerintah menuju Kota Surakarta yang Ramah Anak.







Share:

Mingkatkan Kompetensi Guru SD Negeri Kleco 1 untuk Bangun Berpikir Kritis dan Kreatif melalui Coding

 

Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru di era digital, SD Negeri Kleco 1 Surakarta menyelenggarakan kegiatan “Peningkatan Kompetensi Coding dalam Membangun Berpikir Kritis dan Kreatif di Sekolah Dasar” pada Senin, 27 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di aula SD Negeri Kleco 1 Surakarta dengan penuh antusiasme dari para peserta.

Acara dibuka oleh Kepala Sekolah SDN Kleco 1 Surakarta, Ibu Prapti Handayani, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi, khususnya coding dan kecerdasan buatan (AI), bagi guru untuk menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.

“Guru harus menjadi pelopor pembelajaran inovatif. Melalui pengenalan coding dan pemanfaatan AI, kita dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif pada siswa sejak dini,” ujar Ibu Prapti dalam sambutannya.

Sebagai narasumber, hadir Yusrika Firda Isnaini, selaku perwakilan dari Co-Belajar.id sekaligus Kepala SDN Sidorejo 3 Sukoharjo. Dalam sesi pelatihan, beliau membimbing para guru memahami konsep dasar coding untuk anak SD, penerapan AI dalam pembelajaran interaktif, serta strategi mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan belajar mengajar.

Para guru SDN Kleco 1 Surakarta diajak untuk mencoba langsung berbagai aplikasi berbasis AI yang dapat membantu perancangan media ajar, asesmen digital, hingga pembuatan proyek pembelajaran kreatif. Melalui kegiatan ini, guru diharapkan tidak hanya mampu memahami teknologi, tetapi juga dapat menularkannya kepada siswa agar terbentuk generasi cakap digital yang berpikir kritis, kreatif, dan solutif.

Kegiatan berjalan lancar dan interaktif. Para peserta menunjukkan semangat tinggi mengikuti setiap sesi praktik dan diskusi. Di akhir acara, sekolah berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar guru semakin siap berinovasi dalam menghadapi dinamika pendidikan modern.


Share:

PENINGKATAN KOMPETENSI GURU : ITEGRASI STREAM DALAM PEMBELAJARAN MENDALAM


 SD Negeri Kleco 1 Surakarta menggelar kegiatan peningkatan kompetensi guru dengan tema "Integrasi STREAM dalam Pembelajaran Mendalam" sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SD Negeri Kleco 1 Surakarta, Prapti Handayani, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan pentingnya pemahaman dan penerapan pendekatan STREAM (Science, Technology, Reading, Engineering, Arts, and Mathematics) dalam proses pembelajaran di era digital.

"Kita tidak hanya ingin mencetak siswa yang cerdas secara akademis, tapi juga kreatif, kolaboratif, dan mampu berpikir kritis. Pendekatan STREAM memberikan ruang bagi pembelajaran yang lebih menyeluruh dan bermakna," ujar Prapti dalam sambutannya.

Hadir sebagai narasumber utama, Kucisti Ike Retnaningtyas Suryo Putro, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Surakarta. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pembelajaran mendalam (deep learning) yang mengintegrasikan elemen STREAM agar siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata.

Menambah semangat internasionalisasi pendidikan, kegiatan ini juga menghadirkan Miss Chen, guru asal Korea Selatan yang sedang mengikuti program pertukaran guru Indonesia-Korea. Kehadirannya memberikan wawasan global kepada para guru tentang praktik pendidikan dan integrasi teknologi dalam pembelajaran di negara maju.

Sementara itu, Dr. Issufiah Dwi Nuryanti, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas Sekolah Gugus 1 Kecamatan Laweyan, mengapresiasi kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam mendukung transformasi pendidikan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak guru di wilayah Laweyan.

Para peserta yang terdiri dari seluruh guru SD Negeri Kleco 1 tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, mulai dari teori hingga praktik integrasi STREAM ke dalam RPM dan kegiatan pembelajaran harian. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pengajaran dan hasil belajar siswa.


Share: