• KUNJUNGAN STUDY TIRU

    BPMP dari Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan ke SD Negeri kleco 1 Surakarta,

  • PERTUNJUKAN PENTAS SENI

    Penampilan kolaborasi siswa dan siswi SD Negeri kleco 1 dan TK Marsudirini Surakarta guna menyambut kedatangan BPMB Provinsi kalimantan Selatan dalam kegiatan Study Tiru di SD Negeri kleci 1

  • CINDERAMATA

    Kenang-kenangan dari BPMP provinsi Kalsel kepada ibu Dr. Issufiah Dwi Nuryati, M. Pd selaku fasilitator program sekolah penggerak Kota Surakarta

  • PRODUK P5

    Pameran produk P5 hasil karya siswa-siswi SD Negeri Kleco 1 Surakarta, kegiatan ini merupakan implementasi kurikulum merdeka

  • PRESTASI

    Hasil Terindah dari Kerjakeras Adalah Prestasi

Tampilkan postingan dengan label KURIKULUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KURIKULUM. Tampilkan semua postingan

IHT SD Negeri Kleco 1: Menguatkan Kurikulum, Meningkatkan Kualitas Pendidikan

 



Surakarta, 15 Juli 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan serta mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran Tahun Ajaran 2026/2027, SD Negeri Kleco 1 Surakarta menyelenggarakan In House Training (IHT) dengan tema "Penguatan Implementasi Kurikulum melalui Review dan Penyempurnaan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP)". Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada 14–15 Juli 2026, dan diikuti oleh seluruh guru serta tenaga kependidikan SD Negeri Kleco 1 Surakarta.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SD Negeri Kleco 1 Surakarta, Prapti Handayani, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan merupakan pedoman utama dalam penyelenggaraan pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, penyusunannya perlu terus direview dan disempurnakan agar selaras dengan kebijakan pendidikan terbaru, kebutuhan peserta didik, serta karakteristik lingkungan sekolah.

"Melalui In House Training ini, saya berharap seluruh pendidik memiliki pemahaman yang sama dalam mengimplementasikan kurikulum secara optimal. Penyempurnaan KOSP menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, berpusat pada peserta didik, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan," ujar Prapti Handayani.

Sebagai narasumber utama, Dr. Issufiah Dwi Nuryati, S.Pd., M.Pd., selaku Pengawas SD Kota Surakarta, memberikan materi mengenai arah kebijakan pendidikan, penguatan implementasi kurikulum, serta strategi penyusunan dan penyempurnaan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan yang adaptif, kontekstual, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran. Beliau juga memberikan pendampingan kepada peserta dalam melakukan review terhadap dokumen KOSP yang telah disusun oleh sekolah.

Dalam paparannya, Dr. Issufiah Dwi Nuryati menekankan bahwa KOSP bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan menjadi pedoman yang harus mampu diterjemahkan ke dalam praktik pembelajaran yang bermakna di kelas. Beliau juga mengajak seluruh guru untuk terus berinovasi, berkolaborasi, serta mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi yang meliputi evaluasi implementasi kurikulum tahun sebelumnya, telaah komponen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan, penyempurnaan visi, misi, tujuan sekolah, penguatan karakter peserta didik, penyusunan program pembelajaran, hingga diskusi kelompok dan presentasi hasil penyempurnaan dokumen KOSP.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Para guru aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, serta menyampaikan berbagai gagasan dalam upaya menyempurnakan dokumen kurikulum sekolah. Pendampingan langsung dari narasumber memberikan wawasan baru sekaligus memperkuat pemahaman guru mengenai implementasi kurikulum yang efektif.

Melalui penyelenggaraan In House Training ini, SD Negeri Kleco 1 Surakarta menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme pendidik serta kualitas layanan pendidikan. Hasil review dan penyempurnaan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan diharapkan menjadi landasan yang kokoh dalam mewujudkan proses pembelajaran yang inovatif, inklusif, berkarakter, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara optimal pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian hasil review KOSP, penyusunan tindak lanjut implementasi kurikulum, serta komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk melaksanakan kurikulum secara konsisten demi mewujudkan pendidikan yang berkualitas di SD Negeri Kleco 1 Surakarta.

Share:

SD Negeri Kleco 1 Surakarta Gelar Workshop Deep Learning untuk Guru

 


Surakarta, 31 Juli 2025 — SD Negeri Kleco 1 Surakarta menyelenggarakan workshop bertema "Penerapan Deep Learning dalam Dunia Pendidikan" pada Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para guru serta siswa terpilih sebagai bentuk inovasi dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI).

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SD Negeri Kleco 1 Surakarta, Prapti Handayani, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan pentingnya kesiapan sekolah dasar dalam menyongsong era digital. "Kami berkomitmen menjadikan sekolah sebagai ruang tumbuhnya inovasi dan literasi teknologi sejak dini," ujarnya.

Sambutan sekaligus arahan juga diberikan oleh Dr. Issufiah Dwi Nuryati, S.Pd., M.Pd., pengawas sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya transformasi kurikulum untuk menyesuaikan dengan kebutuhan zaman. "Kurikulum bukan hanya harus adaptif, tapi juga transformatif. Workshop ini adalah langkah konkret menuju pendidikan masa depan," tegas Dr. Issufiah.

Workshop menghadirkan narasumber utama, Dr. R. Taufiq Nur Muftiyanto, SE, MM, M.Pd., CHt., yang dikenal sebagai akademisi sekaligus praktisi pendidikan. Dalam paparannya, Dr. Taufiq menjelaskan dasar-dasar deep learning dan bagaimana teknologi ini dapat diterapkan dalam proses belajar-mengajar di tingkat sekolah dasar. Ia juga memberikan simulasi sederhana penggunaan AI yang bisa digunakan guru di kelas secara praktis.



Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, serta demo alat bantu pembelajaran berbasis AI sederhana. Seluruh peserta mengaku antusias dan berharap kegiatan serupa dapat diadakan secara berkala.

Dengan terselenggaranya workshop ini, SD Negeri Kleco 1 Surakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan kesiapan siswa dalam menghadapi tantangan era digital.





Share:

Pelaksanaan Latihan Ujian Sekolah Kelas 6



Terhitung hari ini, Selasa 5 April 2022 s.d.Kamis 7 April 2022, SD Negeri Kleco II melaksanakan kegiatan Latihan Ujian Nasional untuk siswa-siswi Kelas VI Tahun Pelajaran 2021/2022. Kegiatan ini terdiri dari 4 ruang, masing-masing ruang terisikan 15 siswa. 

Share:

Kegiatan WorkShop Pembuatan Konten Website SD Negeri Kleco II Surakarta

 Kegiatan WorkShop Pembuatan Konten Website SD Negeri Kleco II Surakarta

              Senin, 20 Desember 2021. Diselenggarakan di Amrani Hotel Surakarta. Kegiatan WorkShop dihadiri oleh Bapak Ibu guru SD Negeri Kleco II Surakarta. Acara dihadiri oleh Bapak Kabid Dikdas SD Bpk Abdul Haris Alamsyah, S.Pd. M.Pd, Ibu pengawas Gugus II Ahmad Yani Dra. Yunita Parmiati , M.Pd, Ibu pelatih Ahli Program Sekolah Penggerak Ibu Susy Handayani, M.Pd, Narasumber Bapak Hengky Purnomo, S.Pd.

   Acara berlanjut dengan pembuatan konten web site SD Negeri Kleco II Surakarta. Semua guru mencoba untuk membuat blok sesuai dengan kegiatan yang telah dilaksanakan.

Share:

Apa itu Merdeka Belajar?

merdeka belajar



Apa itu Merdeka Belajar ?

Merdeka Belajar adalah belajar yang diatur sendiri oleh pelajar. Pelajar yang menentukan tujuan, cara dan penilaian belajarnya. Dari sudut pandang pengajar, merdeka belajar berarti belajar yang melibatkan murid dalam penentuan tujuan, memberi pilihan cara, dan melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajar.

 

Merdeka Belajar

Belajar yang melibatkan murid dalam penentuan tujuan memberi pilihan cara, dan melakukan refleksi terhadap proses dan hasil belajar.

Belajar bukan untuk ujian, tapi untuk mencapai tujuan belajar yang bermakna

Belajar bukan dikendalikan pengajar, tapi disepakati bersama antara pengajar dan pelajar

Belajar bukan dengan cara yang seragam, tapi ada diferensiasi cara belajar.

Belajar bukan hanya menghafal rumus, tapi menalar dan menyelesaikan persoalan

Belajar bukan untuk dinilai pengajar, tapi dinilai bersama untuk membangun kesadaran

Belajar bukan dinilai oleh besarnya angka, tapi oleh karya yang bermakna



Prakti Baik Merdeka Belajar

Share: